Tuesday, 28 January 2014

Akasia dan Melati

Aku dan Kamu,
menciptakan satu ruang dalam jiwa.
Aku dan Kamu,
menyisihkan satu ruang dalam hati.
Aku dan Kamu,
bertemu dalam satu ruang itu.
Aku dan Kamu,
tercipta tanpa erotica murahan yang manusia sebut itu cinta.
Aku dan Kamu,
begitu sederhana.
Aku dan Kamu,
hanya dengan sentuhan jemari yang bergelung.
Aku dan Kamu,
hanya dengan tatapan yang bertaut.
Aku dan Kamu,
begitu sederhana.
Aku dan Kamu,
dan...waktu.

Monday, 27 January 2014

Satu Cerita di Musim Hujan

Hari ini hujan tidak turun,
tetapi Aku dan kamu duduk bersebelahan.
Hari ini hujan tidak turun,
tetapi lengan kita bersentuhan lembut diantara semilir angin sepoi-sepoi.

Hari ini tidak turun hujan,
tetapi kita memesan secangkir kopi hitam panas berdua.
Hari ini tidak turun hujan,
tetapi kita menyesap kopi hitam pahit ini bersama.

Manis, walaupun pahit.
Pahit, tetapi terasa manis.

Hari ini hujan tidak turun,
Hari ini hujan tidak turun, sayang.

Thursday, 23 January 2014

Pentagram

Mengapa harus datang, jika saat ini kamu sudah tidak patut untuk aku raih kembali?
Mengapa harus hadir, jika saat ini kamu sudah tidak boleh untuk aku peluk kembali?
Mengapa harus bertemu kembali saat ini..saat ini...

Tuesday, 21 January 2014

Jemari

Jemari kita bertautan,
hanya jemari.
Pandangan mata kita bertemu,
hanya bertatapan.
Jantung ini berdebar,
berdentang..bertalu..

Hanya jemari, hanya tatapan yang bertemu.

Aku tersenyum,
kamu tersenyum.
Dan biarkan imajimu, imajiku berkelana,
hanya dalam tautan jemari,
hanya dalam sebuah tatapan.
Biarkan imajimu dan imajiku berkelana.